Ikang Fawzi & Marissa Haque: Kemenangan Kecil Kami Berdua

Ikang Fawzi & Marissa Haque: Kemenangan Kecil Kami Berdua
Ikang Fawzi & Marissa Haque: Kemenangan Kecil Kami Berdua

LP3I Surabaya, Pak Kunto, Pak Verus, Wagub Jatim Saifulah Yusuf (Gus IPul)

LP3I Surabaya, Pak Kunto, Pak Verus, Wagub Jatim Saifulah Yusuf (Gus IPul)
Wagub Jatim Saifulah Yusuf (Gus Ipul) bersama Marissa Haque Duta LP3I, Pak Kunto & Pak Verus

Wisuda MBA Ikang Fawzi Suami Marissa Haque dari FEB UGM, on Obsesi, GLOBAL TV, Feb, 2, 2011

Wisuda MBA Ikang Fawzi Suami Marissa Haque dari FEB UGM, on Obsesi, GLOBAL TV, Feb, 2, 2011

Ikang Fawzi, Cerdas, kreatif dan Rendah Hati

Tembang Gesang: Ikang Fawzi, Cerdas, kreatif dan Rendah Hati
Tampilkan postingan dengan label marissa haque. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label marissa haque. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 November 2012

Ikang Fawzi Kejutkan Penonton Djakarta Artmosphere 2012


KAPANLAGI.COM - Penyanyi Ikang Fawzi mengejutkan para penonton Djakarta Artmosphere 2012 dengan muncul secara tiba-tiba menyanyikan lagu Catatan Si Boy bersama band The Upstairs dan musisi Andy Ayunir.
Kedatangan Ikang Fawzi, langsung disambut histeris ratusan penonton di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (10/11) malam. Apalagi saat Ikang beberapa kali mendekati bibir panggung dan mengajak penonton untuk bernyanyi bersama.

"Boy, Boy si Boy," kata Ikang yang disambut sahutan dari para penonton.

Ratusan penonton yang tidak hanya anak muda, tak sungkan untuk menganggukkan kepala dan ikut bernyanyi bersama menyanyikan lagu yang menjadi pengiring salah satu film yang dibintangi Meriam Belina dan Ongky Alexander.

Beberapa penonton yang semula hanya duduk dan berada di luar, langsung beranjak masuk ke dalam festival.

"Ini suprise banget, dan cocok sama The Upstiairs dan Andy Ayunir. Tadinya tidak ada yang tahu bahwa bakal ada Ikang Fauzi," kata salah satu penonton bernama Dika (25).

Setelah lagu Catatan si Boy, Ikang langsung beranjak ke belakang panggung dan menjadi bagian akhir penampilan The Upstairs bersama Andy Ayunir sebelum ditutup dengan lagu terkahir The Upstairs, Gadis Gangster.

"Ikang-nya masih energik, dan mereka kompak sekali," kata salah satu pengunjung, Trisna (23).

Penampilan Ikang melengkapi aksi kolaborasi musisi lintas generasi yang disuguhkan acara tahunan Djakarta Artmospehere yang sudah digelar empat kali itu.

Selain Ikang Fawzi, terdapat juga Ermy Kulit yang berkolaborasi dengan musisi psychadelia Zeke Khaseli, Benny Soebardja dengan The Sigit, dan Bob Tutupoli dengan Shaggy Dog.

"Ini kesempatan yang baik kepada kami bisa berkolaborasi dengan musisi lintas generasi di sini," kata Vokalis The Upstairs, Jimi Multhazam.

Sementara itu, pengamat musik Denny Sakrie mengatakan Djakarta Artmosphere dapat menjadi upaya pemetaan sekaligus pendokumentasian khazanah musik Indonesia yang sempat mengalami putus rantai.
"Kolaborasi antar generasi dan genre musik ini ingin memperlihatkan sebuah keragaman yang berujung pada harmonisasi," tuturnya. (kpl/dar)

Sabtu, 25 Agustus 2012

Marissa Haque: Album Lagu "In Love with Ikang Fawzi" Laris-manis di Aquarius Jakarta

Happy Banget saat di Aquarius Jakarta Dengar bahwa CD "In Love with Ikang Fawzi" Laris Manis (dlm Marissa Haque)

6c185e856052e8ff980873331159ff2e_di-aquarius-jakarta-alhamdulillah-laris-manis-saat-cek-cd-in-love-with-ikang-fawzi-dlm-marissa-haque_600x540
Ibnu Taimiyyah berkata: "Aku mengamati tentang doa yang paling bermanfaat, ternyata ialah permohonan seorang hamba kepada Allah untuk mendapatkan pertolongan di dunia dan akhirat menuju FALAH serta mendapatkan keridhoannya. Keduanya dapat dilihat pada Q.S Al Fatihah pada iyyakana'budu wa iyyaka nastaiin..."

 Marissa Haque: Album Lagu "In Love with Ikang Fawzi" Laris-manis di Aquarius Jakarta


Minggu, 13 November 2011

Marissa Haque Fawzi: Heranku pada Rano Karno, Kok Mau jadi Wakilnya Ratu Atut Chosiyah???


Selasa, 23 Agustus 2011

“Marissa Haque & Ikang Fawzi: Silaturahim di Yogya Memang Berkah “


ikang_fawzi_dan_marissa_haque
Pada tanggal 18 Agustus 2011 lalu selepas HUT Kemerdekaan RI ke 66, saya Marissa Haque Fawzi berhasil lulus dengan nilai “A” bulat dari FEB (Fakultas Ekonomi Bisnis) di UGM (Universitas Gadjah Mada). Sebelumnya pada awal tahun tepatnya Januari 2011 ini Ahmad Zulfikar Ikang Fawzi suamiku berhasil lulus duluan dengan pencapaian sama yaitu “A” bulat juga. Bukan untuk bersaing namun justru kelak untuk saling melengkapi atau aliansi atau kolaborasi. Karena Ikang lebih fokus kepada ekonomi makro berbasis kepada Teori Adam Smith (Keynesian) sementara saya lebih memilih meletakkan hati-pikiran-energi kepada ekonomi mikro syariah berbasis kepada semangat Prof Mubyarto (Mubyartois).

Proses ujian sidang MBA saya alhamdulillah paling lancar di hari itu, karena hanya memakan waktu sekitar 25 menitan. Dengan masa 15 menit presentasi dan 5-10 menit menjawab pertanyaan lisan dari tiga orang penguji, yaitu: (1) Prof.Dr. Basu Swatha Dharmmesta/Pakar Marketing Strategic temannya Prof. Philip Kottler; (2) Dr. Fahmi Radhi/Direktur The Mubyarto Institute; (3) Dr. Goedono/Pakar Strategic Management.

marissa-haque-ikang-fawzi-bersama-ananta-herry-dari-tim-los-lembaga-ombudman-swasta-dan-bmt-beringharjo-mursida-rambe

Selesai ujian sidang tertutup MBA tersebut saya langsung didaulat untuk mempresentasikan hasil penelitian selama enam bulan tersebut di LOS (Lembaga Ombudsman Swasta) milik Pemda DIY/Kesultanan Yogya sembari buka puasa bareng dengan beberapa media lokal di sana.

akrab-kekeluargaan-presentasi-hasil-thesis-mba-marissa-haque-ikang-fawzi-di-pendopo-profdr-amien-rais-yogyakarta-bersama-mursida-rambe-hanum-rais-dan-astri-hanafi-rais

Keseokan harinya tertanggal 19 Agustus 2011, silaturahim ke Pendopo Keluarga besar Prof.Dr. Amin Rais Guru Besar FISIPOL UGM. Di sana saya diterimas anak menantu Pak Amin Rais istri dari Hanafi Rais beserta Ibu dan anak-anaknya. Juga Hanum Rais putri Pak Amin yang memiliki hobi sama dengan saya yaitu : “menulis!”

silaturahim-presentasi-hasil-thesis-mba-marissa-haque-ikang-fawzi-di-pendopo-profdramien-rais-yogyakarta-bersama-mursida-rambe-hanum-rais-dan-astri-hanafi-rais

Tak dinyana ternyata kami merasa cocok dan ingin terus melanjutkan silaturahim ke depannya demi kemajuan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami ingin melihat Mas Hanafi Amin Rais menjadi Walikota Yogyakarta 2011 besok ini. Karena Mas Hanafi dan juga Prof. Amin Rais sangat mendukung keberadaan BMT seperti apa yang telah saya dapatkan dari hasil penelitian MBA ku sebelumnya.

4-marissa-haque-mursida-rambe-membawa-konsep-bmt-kepada-calon-walikota-diy-2011-pendopo-prof-dr-h-amien-rais

Insya Allah doa kami semua dapat ridho Allah Azza wa Jalla dan dikabulkan-Nya…
Amiiiin… Ya Robbal Alamiiin…

“Marissa Haque & Ikang Fawzi: Silaturahim di Yogya Memang Berkah “

Rabu, 22 Juni 2011

"BMT dalam Semangat Dakwah Bil Hal": Marissa Haque Fawzi

becak-mursida-rambe-marissa-haque-bmt-beringharjo-_489x480
Alhamdulillah melalui Mas Guntur Subagja, MSi, alumni dari Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia-- temanku sesama pengurus MES (Masyarakat Ekonomi Syariah)--mengatakan bahwa Penerbit Republika telah menyatakan sangat tertarik untuk menerbitkan Thesis MBA ku menjadi buku bacaan ilmiah-populer. Insya Allah bersama Mas Guntur Subagja, kami  akan tandem menuliskannya ke dalam bahasa yang lebih mudah dicerna umum atau tidak terlalu ilmiah. Sehingga diharapkan agar pengetahuan masyarakat luas di manapun berada terkait pengetahuan serta informasi BMT atau Baitut Tamwil atau Baitul Maal wa Tamwil dapat menjadi lebih luas adanya.  Mohon doanya dari para pengunjung di blog ini sekalian, agar insya Allah kami tak terkendala apapun di dalam pengimplementasian nawaitu ikhlas serta ide kami dalam melangkah menuju dakwah bil hal terkait ekonomi mikro sistem Islam  ini. 

Bahkan Pak Dr. Fahmi Radhi salah seorang dosen senior FEB UGM pendiri The Mubyarto Institute sangat tertarik untuk menjadi pembaca pertamanya. Eh...iya..ya...kenapa ndak diminta saja beliau untuk menuliskan endorsement bagi buku yang akan Mas Guntur dan saya tuliskan bersama tersebut ya? Selain tentunya Prof. Dr. Basu Swasta Dharmmestha. Saya coba sms beliau siang ini deh...insya Allah beliau berkenan adanya...
Allahu Akbar!
 

bmt-beringharjo-yogyakarta-mas-rury-marissa-haque-2008_612x480_640x480 
Wuih! Alhamdulillah ... Thesis MBA-ku Selesai Juga!

lndah nian memperhatikan semangat wirausaha di Pasar Beringharjo, Yogyakarta selama ini. Semangat yang selalu hidup, menghidupkan semangatku yang sangat sering on-off-on-off terkait melakukan pembelaan terhadap masyarakat mikro di seluruh Indonesia.

Kala negara tidak seratus persen melakukan keberpihakan kepada masyarakat yang berada dalam skala hampir 80% dari total penduduk NKRI--mereka yang berada di jejaring masyarakat kelas mikro. Dan para penyelenggara lainnya seakan hanya melirik dengan sebelah mata belaka, memang tidak mudah untuk tetap "hanif" berada pada jalur ini serta berkelanjutan!

melepas-lelah-sblm-menghadap-prof-dr-basu-swastha-bersama-ra-menik-kodrat-dan-mb-nani-um-bmt-brghrj

Semangat dakwah bil hal, yang kuyakini, baru sekedar berada dalam tahapan ini. Namun, daripada tidak sama sekali, lumayan jugalah bagi 'sekedar' menambah 'bargaining position' pada kedua malaikat Munkar dan Nakir, kelak dalam perjalanan menuju Al Jannah.

marissa-haque-prof-dr-basu-swatha-dharmmestha-konsultasi-thesis-bmt-dan-strategi-marketing-feb-ugm-juni-2011 

Prof. Dr. Basu Swastha Dharmmestha sang Begawan Ilmu Marketing Strategic temannya Pak Prof. Philip Kottler, Phd yang disayang Allah beserta Meta Thereskova dan segenap keluarga Pak Basu sekalian. Kak Mursida Rambe dan Mas Umar, Mas Rury Febrianto, dan segenap pemangku kepentingan Lembaga Keuangan Mikro Syariah Non-bank BMT Beringharjo yang selalu setia meniupkan semangat terus berkarya dalam ridho Allah. BMT Centre dan segenap jajarannya. Pak Dr. Aries Mufti (KAGAMA) dengan wawasan ekonomi mikronya, serta Pak Prof Gunawan Sumodiningrat yang pertama memberikan surat rekomendasi bagiku dan Ikang Fawzi suamiku bagi prasyarat dapat diterimanya sebagai mahasiswi pasca sarjana FEB UGM. Mas Guntur Subagja sesama pengurus MES (masyarakat ekonomi syariah) bidang Promosi dan Diseminasi Informasi. Bapak Dr. Muliaman Hadad Deputy Gubernur Bank Indonesia dan Bang Dr. Mulya Siregar Direktur Syariah Bank Indonesia...daaaan... RA Menik Haryani Kodrat serta Dede Dellu yang selalu setia menemani dikala suka dan duka dalam proses pembuatan thesis MBA dari FEB UGM ini.

May Allah bless you all...
Terimakasih banyak untuk semuanya... semuanya... semuanya... 

riset-pasar-beringharjo-bersama-uni-ira-marissa-haque-feb-ugm-juni-2011 
"BMT dalam Semangat Dakwah Bil Hal": Marissa Haque Fawzi

Rabu, 15 Juni 2011

Chikita Fawzi yang Berjilbab: Belajar Melalui Gerakan Damai dari Cyberjaya, Malaysia

Chikita Fawzi, Ikang Fawzi dan Hadiah Kamera dari Ibu Marissa Haque, Screen shot 2011-06-16 at 12.18.20 AM

Fabiayyi ala'irobbi kumma tukadzdzibaaan...
ni'mat mana lagi yang akan engkau dustakan wahai manusia... Tidak ada Ya Allaaah...tidak adaaaa...
"Chikita Kami yang Kini Berjilbab di Malaysia: Marissa Haque & Ikang Fawzi"
Sumber:http://marissahaque-kiki-inspirasi.blogspot.com/

Jumat, 10 Juni 2011

"Budaya Menulis Alumni Unika Atmajaya Jakarta: Marissa Haque Fawzi"

Baru kusadari beberapa hari terakhir ini ketika seorang teman yang dekat di hatiku dari FH UGM mengirimiku sms yang berbunyi: "Mbak Icha sayang...kelihatannya para alumni dari Unika Atmajaya Jakarta itu punya ciri yang sama deh yaitu suka menulis!"

Hhmmm...iya juga ya?


Namun saya menyukai dunia tulis-menulis jauh sebelum menapaki kaki mengambil S2 ku yang pertama di kampus tersebut. Tapi....memang, setelah gabung dalam pembelajaran di kampus tersebut, kemampuan dan kesenanganku menulis menjadi semakin terasah. Khususnya karena Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan di sini terkenal salah satu yang terbaik di Indonesia, sayapun mengambil S2 dari jurusan LTBI singkatan dari Linguistik Terapan Bahasa Inggris.

Tak hanya diriku Dari LTBI, ternyata adik kelasku dari FE (Fakultas Ekonomi) bernama Angelina Sondakh jua sangat produksitf sekarang dalam dunia penulisa buku. Memang banyak yang memcingkan mata ketika tulisannya melulu soal keluarga dan dirinya. Tapi saya pikir mereka yang sinis itu hanya iri kepada Angie yang cerdas serta produktif!

Iri sebenarnya hanyalah pertanda dari tak mampu...hehe... Jadi, kalau mereka iri jawabannya sebenarnya hanya satu yaitu "menulis juga dong!" Beradu karya melalui budaya menulis pasti akan positif. Daya nalar serta kreasi sportif pasti akan mengemuka, dan dampaknya akan menepis hal negatif lainnya. Sehingga tanpa ragu-ragu saya berani mengajak anda semua untuk bergabung bersama dalam dunia positif yang saya sekeluarga sukai, yaitu: "Ayo Memulis!"


Dalam: "Budaya Menulis Alumni Unika Atmajaya Jakarta: Marissa Haque Fawzi"

Jumat, 27 Mei 2011

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Diplomasi Protektif Diperlukan Segera Masuknya Arus Modal Spekulatif 2011 ke Indonesia

Pasca Kesepakatan CAFTA 1 Januari 2010

( Masuknya Arus Modal Spekulatif 2011 ke Indonesia)
Langkah Antisipatif

Indonesia dan beberapa negara modern lainnya di dunia tidak mungkin menjalankan kegiatan ekonominya, tanpa investasi asing yang datang menanamkan modal ke negerinya. Sejak tahun 2010 ini investasi asing yang masuk ke Indonesia sangat tinggi, dan pemerintah Indonesia optimis bahwa investasi yang akan masuk pada tahun 2011 tumbuh lebih kuat.

Hatta Rajasa Menko Perekonomian Indonesia dan Darmin Nasution Guberbur BI seusai rapat di kantor Presiden di Jakarta pada tanggal 27 Desember 2010 mengungkapkan perkiraan investasi asing langsung/FDI (foreign direct investment) untuk tahun 2011 adalah sebesar $14 milyar, naik sebesar $1,5 milyar dari jumlah tahun sebelumnya sebesar $12,5 miliar. Sementara arus modal yang masuk ke portofolio sebesar $16 miliar pada periode tahun 2010.

Dengan dinamika arus modal asing yang masuk ke Indonesia tersebut, baik Menko Perekonomian maupun Gubernur BI mengingatkan bahwa harus terjadi kerjasama yang sangat baik serta harmoni antara pemerintah pusat dan BI guna sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter. Yang tujuannya tak lain adalah untuk berjaga-jaga bila terjadi sudden reversal dan mengurangi kecepatan arus modal yang sangat spekulatif serta berjangka pendek. Cara yang akan ditempuh oleh pemerintah Indonesia bekerjasama dengan BI adalah dengan membangun cadangan devisa yang memadai. Dengan catatan menurut BI bahwa saat ini cadangan devisa Indonesia adalah sebesar $95 miliar, dan dianggap cukup baik untuk kondisi sebuah Negara seukuran Indonesia.

Semoga kondisi politik-hukum Indonesia juga semakin kondusif kedepannya. Agar tidak mengganggu rencana yang telah ditetapkan bersama pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia sejauh ini.

Sumber: http://marissahaque-diplomasi-inspirasi.blogspo.com

Kamis, 26 Mei 2011

Ikang Fawzi Serius Tekuni Bisnis Properti: kapanlagi.com (2004)


SELEBRITI

Ikang Fawzi Serius Tekuni Bisnis Properti

Sabtu, 21 Februari 2004

Kapanlagi.com - Lama tak mengeluarkan album lagu, selama itu pula Ikang Fawzi serius dalam usahanya di bidang real estat. "Saya merasa punya tugas," kata suami Marissa Haque ini. Di bisnis properti tersebut, Ikang mengaku menerapkan pendekatan sederhana.

Menurut pelantun Preman ini, banyak orang hidup di Jakarta dan tinggal dalam sebuah kos. Padahal, dia melanjutkan, uang untuk membayar sewa kos tiap bulan bisa dimanfaatkan untuk menyicil rumah. "Kos kan biaya, kalau rumah investasi. Kalau kos Rp 300 ribu, mereka sudah bisa nyicil, punya rumah," kata lelaki yang memfokuskan membangun rumah untuk kalangan menengah ke bawah itu.

Ditanya soal musik, Ikang mengaku akan mengeluarkan album baru pada tahun ini. "Insya Allah, tahun ini album harus keluar," kata Ikang (sct/erl)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/ikang-fawzi-serius-tekuni-bisnis-properti-df4i3zh.html

Senin, 18 April 2011

Bellla & Kiki adalah Panggilan Jiwa Kami: Ikang Fawzi & Marissa haque di kapanlagi.com

Sumber: http://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/ikang-fawzi-anak-anak-bagian-jiwa-saya.html

Ikang Fawzi : Anak-Anak Bagian Jiwa Saya

Ikang Fawzi: Anak-Anak Bagian Jiwa Saya
Ikang Fawzi begin_of_the_skype_highlighting end_of_the_skype_highlighting dan Marissa Haque
Selasa, 19 April 2011 

Kapanlagi.com - Arti seorang anak bagi Ikang Fawzi begin_of_the_skype_highlighting end_of_the_skype_highlighting adalah bagian dari jiwa. Seperti halnya dengan Isabella Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi , mereka berdua seperti soulmate baginya. Sehingga saat si bungsu, Chikita atau yang akrab disapa Kiki merantau ke negeri seberang untuk bekerja, Ikang mengaku serasa kehilangan nyawa."Sedih, ini demi Allah ya ketika dia pergi saya kayak kehilangan nyawa. Itu anak luar biasa, anak bontot ya, jadi mereka berdua sudah kayak soulmate. Itu anak (Kiki) sudah punya rencana, dia bilang 'ayah ikut Kiki, Kiki sudah diterima di sini'. Karena angka dia kan bagus-bagus, jadi bisa diterima di mana-mana, tapi dia milih yang di luar negeri. Dia bilang 'Kiki mau berdikari, ayah harus bantu Kiki'," ujar Ikang saat ditemui di Kawasan Bintaro, Tangerang, Banten, Rabu (14/04).
"Sudah tuh, saya sambil nangis saya upayakan apa yang dia minta. Cuman di sini aku membuktikan bahwa selama ini anak tuh milik Allah, tapi itu hanya verbal, tapi dalam hati tuh 'ini punya gue tuh, dia bakal pergi'. Dari kecil gue dekap, gue nyanyiin, gue gendong sekarang dia harus pergi," imbuhnya.
Namun hal itu membuat Ikang sadar bahwa apapun yang bakal ia hadapi di kemudian hari, termasuk jika putrinya dipinang seorang pria, dirinya harus siap.

"Tapi kan sekarang ada Skype, jadi komunikasi dipermudah dunia semakin rata. Jadi beruntung bisa anytime komunikasi," kata Marissa menimpali.

Namun, tetap saja Ikang tak bisa tidur karena terus terbayang wajah sang putri. "Mikirin dia yang jarang tidur, dia itu tidurnya di kantor. Dia sempat minta motor untuk aktivitas di sana, aku bilang gak, gak, gak," kilahnya.

Bukannya pelit, namun baik Ikang maupun Marissa lebih mengutamakan keselamatan putrinya itu.
"Bukan kenapa-kenapa, buat keselamatan dia juga, karena banyak kejadian di sana. Kalau aku sama Ikang bisa beliin mobil, kenapa nggak? Yang second kan bisa," tandas Marissa(kpl/hen/bun)

Warta Kota, Depok: Marissa Haque Fawzi Jadi Motivator UN 2011

Depok. Warta Kota
Sebanyak 57.974 pelajar di Kota Depok terdaftar untuk mengikuti ujian nasional (UN yang digelar pada pertengahan April 2011

Untuk SMA/SMK dan sederajat ujiannya tanggal 18-21 April dan ujian susulan 25-28 April. Untuk SMP dan sederajat tanggal 25-28 April, sedangkan untuk SD tanggal 31 Aprtl-5 Maret 2011.” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan Kota Depok. Siti Chairtyah. di ruang kerjanya. Selasa (22/2).

Mcnurut Siti, para pelajar kelas 3 SMK saat Ini tengah melakukan ujian praktik dengan sistem kompetitif. Penilaian atas ujian yang dilangsungkan 14 Februari-14 Maret Ini dilakukan oleh guru sekolah masing-masing dan oleh tenaga dari Dunia Usaha dan Dunia Industri IDlDII Ujian praktik Hu terbilang ketat karena minimal nilainya tujuh.

Dalam persiapan menghadapi UN Itu. sebagian besar pelajar mengikuti bimbingan belajar (blm-bel) di sekolah mereka maupun di tempat lain, di samping belajar lebih keras di rumah masing-masing.
Siti yakin tingkat kelulusan UN di Kota Depok tahun Ini mencapai 100 persen.

Kelulusannya memakai standar kompetensi kelulusan (SKL). Artinya, kelulusan siswa-siswitidak hanya dari nilai UN, tetapi Juga dari nilai rapor dan lainnya. Pelajar SMA telah selesai fry out. Rata-rata mereka bisa melalulnya dengan baik. Upi hasilnya baru ketahuan pekan depan.” ujarnya.
Untuk lebih memantapkan diri dalam menghadapi UN. kata Siti, para pelajar Itu Juga akan mendapatkan bimbingan mental, antara lain dari Ustaz Jefri, Ustaz Iwan, dan motivator Marissa Haque. Kemudian agar konsentrasi peserta UN tidak buyar maka pada pelaksanaan UN tidak disertakan Tim Pemantau Independen (TO) serta pihaknya meminta agar polisi yang terlibat mengamankan Jalannya UN Jangan terlalu banyak. Sebab, banyak siswa yang grogi apabila terdapat banyak polisi di lokasi ujian.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok Sri Rahayu Purwatiningsih membenarkan bahwa bebrdasarkan pantauannya persiapan pelajar di Depok dalam menghadapi UN sudah dilakukan dengan baik. Para pelajar Itu sudah belajar keras. Kami Juga berharap peran serta orangtua supaya anak-anak Itu tetap fokus UN. Insya Allah kami yakin lulus semua,” kata legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Itu.

Pada tahun lalu sekitar 500 siswa-siswi SMA di Kota Depok diterima di perguruan tinggi negeri melaluijalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Siswa (PMDK). Dengan dala Itu maka dimungkinkan pula sekitar 500 pelajar SMA Depok akan diterima melalui PMDK pada tahun Ini. Adapun pelajar yang berhak Ikut seleksi PMDK adalah mereka yang masuk 10 besar sejak kelas 1 hingga kelas 3. (dod)

Investigasi Marissa Haque (DPR RI, 2005)

Investigasi Marissa Haque

Sumber: http://www.infoanda.com/id/link.php?lh=VANUAAcDCQMG



BERBEKAL handycam, selama dua pekan Marissa Haque, 42 tahun, mengumpulkan data seputar penyelenggaraan haji 2005. Sebagai bagian Tim Pengawas Haji 2005, anggota Komisi VIII DPR-RI itu kerap terlihat di lapangan menemui para jamaah haji dan pengurus maktab (kantor yang menangani segala akomodasi dan transportasi jamaah haji selama di Saudi). Saking giatnya bekerja, kadang sampai pukul 23.00, Icha --panggilan akrabnya-- sempat ditinggal sejawatnya.

"Dengan data audiovisual, keterangan narasumber tidak bisa dimanipulasi.


Baca Selengkapnya di site Investigasi Marissa Haque, atau bila sudah menghilang, bisa baca di cache server kami.

Jumat, 15 April 2011

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Rekonsiliasi dengan Kapanlagi.com

Sepulang dari meeting untuk rekonsiliasi dengan kapanlagi.com legal team, hati ini menjadi riang dan ringan adanya. Semoga ke depannya, mbak Rere yang kemarin saya laporkan ke Polda Metro Jaya bagian Krimsus (Kriminal Khusus) atas dugaan kejahatan pidana cyber malah berbalik menjadi kawan baik kami sekeluarga. semogaaa... karena satu musuh terlalu banyak dan seribu teman terlalu sedikit.

Allahu Akbar!
Jakarta, 15 april 2011)

Marissa Haque Fawzi ditemani R.A. Menik Kodrat & Andreas plus Desna

(di Kantor kapanlagi.com di Lingkar Mega Kuningan, Menara anugerah Lantai 23, Jakarta Selatan)

Sumber: http://marissahaque-ikangfawzi-kapanlagi.blogspot.com

Selasa, 22 Maret 2011

Marissa Haque Dianiaya di Dunia Maya kata FORGOS di detik.com

Siapa pelaku pengiriman berita ini di FORGOS di grup detik.com??? jahat sekali oknum tersebut ya? Biarlah di akhirat anda menanggung energi buruk yang kalian keluarkan. Kami sekeluarga memaafkan anda!

Sumber: http://forum.detik.com/marissa-haque-merasa-teraniaya-di-dunia-maya-t231222.html 

Citra baik Marissa Haque sebagai seorang artis, politisi, dan ibu rumah tangga dirusak orang tak bertanggung jawab di dunia maya. Ia pun mengangap hal itu sebagai black campaign. Apa sebab?.

Diceritakan Marissa Haque, semenjak ia memberikan dukungan penuh terhadap Andre Taulany sebagai calon Walikota Tangerang Selatan banyak bermunculan gambar-gambar seronok mengatasnamakan keluarganya di dunia Maya. Ia pun menduga ada unsur politik di dalamnya.

"Itu kalau disearching nama Ikang di Youtube, pasti ada gambar esek-esek dengan judul namaku atau Ikang. Masya Allah. Ini kan semacam pembusukan karakter," ujar Marissa saat ditemui di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (18/1/2011).

Ibu dua anak itu awalnya tak menyadari jika citra baiknya sudah teraniaya di dunia maya. Karena ia terbiasa memanfaatkan internet hanya untuk keperluan pekerjaan.

"Tadinya aku cuek. Karena biasanya aku buka internet hanya untuk riset. Ternyata pas diberitahu, aku coba searching, Dan itu cukup mengganggu," jelas wanita yang sempat mencalonkan jadi Wakil Gubernur Banten pada tahun 2006 lalu itu. (sumber: yahoo)

Marissa Haque Dianiaya di Dunia Maya kata FORGOS di detik.com

Senin, 21 Maret 2011

Marissa Haque Dianiaya di Dunia Maya kata FORGOS di detik.com

Siapa pelaku pengiriman berita ini di FORGOS di grup detik.com??? jahat sekali oknum tersebut ya? Biarlah di akhirat anda menanggung energi buruk yang kalian keluarkan. Kami sekeluarga memaafkan anda!

Sumber: http://forum.detik.com/marissa-haque-merasa-teraniaya-di-dunia-maya-t231222.html 

Citra baik Marissa Haque sebagai seorang artis, politisi, dan ibu rumah tangga dirusak orang tak bertanggung jawab di dunia maya. Ia pun mengangap hal itu sebagai black campaign. Apa sebab?.

Diceritakan Marissa Haque, semenjak ia memberikan dukungan penuh terhadap Andre Taulany sebagai calon Walikota Tangerang Selatan banyak bermunculan gambar-gambar seronok mengatasnamakan keluarganya di dunia Maya. Ia pun menduga ada unsur politik di dalamnya.

"Itu kalau disearching nama Ikang di Youtube, pasti ada gambar esek-esek dengan judul namaku atau Ikang. Masya Allah. Ini kan semacam pembusukan karakter," ujar Marissa saat ditemui di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (18/1/2011).

Ibu dua anak itu awalnya tak menyadari jika citra baiknya sudah teraniaya di dunia maya. Karena ia terbiasa memanfaatkan internet hanya untuk keperluan pekerjaan.

"Tadinya aku cuek. Karena biasanya aku buka internet hanya untuk riset. Ternyata pas diberitahu, aku coba searching, Dan itu cukup mengganggu," jelas wanita yang sempat mencalonkan jadi Wakil Gubernur Banten pada tahun 2006 lalu itu. (sumber: yahoo)

Marissa Haque Dianiaya di Dunia Maya kata FORGOS di detik.com

Minggu, 13 Maret 2011

Wisuda LP3I Makassar yang Meriah dan Penuh Keakraban: Ikang Fawzi (KADIN Pusat), Yusran Paris (KADIN Sulsel), Yusfan Paris (LP3I Sulsel) & Marissa Haque

Selasa, 08 Maret 2011 | 21:11:45 WITA | 92 HITS
Marissa Haque Orasi di Wisuda LP31


MAKASSAR -- Artis yang juga mantan anggota DPR RI, Marissa Haque akan menyampaikan orasi ilmiah dalam wisuda LP3I Makassar di Hotel Grand Clarion Makassar, Kamis, 10 Maret mendatang. Selain orasi, Marissa juga akan berbagi pengalama soal kiat sukses bagi wisudawan dan wisudawati LP3I.

Rencana kehadiran Marissa itu disampaikan Ketua Yayasan LP3I Makassar, HAM Yusran Paris kepada FAJAR Senin, 7 Maret. Menurut anggota DPRD Sulsel itu, pihaknya sengaja mengundang Marissa agar mahasiswa dan wisudawan LP3I bisa termotivasi dari kesuksesan perempuan yang pernah menjadi calon gubernur di Banten tersebut.

"Wisuda kali ini akan diikuti 150 orang wisudawan yang berasal dari jurusan sekretaris, komputer akuntansi, bisnis administrasi, office management, dan informatika komputer," kata Yusran.

Selain orasi, wisuda juga akan dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara LP3I dengan beberapa perusahaan. Salah satunya dengan Alpa Mart dalam pengembangan kewirausahaan. (aha)


Sumber: http://www.fajar.co.id/read-20110307211145-marissa-haque-orasi-di-wisuda-lp31

Wisuda LP3I Makassar yang Meriah dan Penuh Keakraban: Ikang Fawzi (KADIN Pusat), Yusran Paris (KADIN Sulsel), Yusfan Paris (LP3I Sulsel) & Marissa Haque 

Marissa Haque: Dominika Dittwald Poland-Canadian adalah Sahabat Karibku saat Kuliah S2 Film di School of Film,OU, Athens, Ohio, USA

Dominika Dittwald is an independent filmmaker, writer, and a visual artist. The hardest two questions anyone can ask her are "Where are you from?" and "What do you do?". Born in Poland, raised in the Middle East, immigrant to Canada, schooled in the United States and traveled across the world, no answer can quite do it justice. Dittwald has been working for six years in the Canadian film industry as a director, and editor, while devoting her free time to painting, writing and photography. Dittwald's credits include Colour Me Free, Jump like a Girl, Ulysses, ZOS: Zone of Separation - Behind-the-Scenes and she recently completed a documentary film "Big Moments in Little Films" for The Movie Network (TMN). Dittwald also sits on the board of directors of the Mississauga Symphony Orchestra.

Sumber: http://www.ddittwald.com/

Marissa Haque: Dominika Dittwald Canadian-Poland adalah Sahabat Karibku saat Kuliah S2 Film di School of Film,OU,  Athens, Ohio, USA

http://www.youtube.com/watch?v=aV2ZHHl2WtY

Marissa Haque & Ikang Fawzi: Bahagia Mengetahui Rano Karno Sekarang Kuliah S1 di STIP-AN

Senang dan turut mendoakan semoga Rano segera S1 dan menambah daftar artis berkelas intelektual, sehingga tidak perlu di-down graded-kan oleh beberapa 'oknum' masyarakat tertentu yang selama ini memandang artis berpolitik dengan sebelah mata. Allahu Akbar!
Doa dari Marissa & Ikang Kawan Lama Rano Karno








Di sana ada Suti Karno, yang ternyata menjadi semacam asisten pribadi Rano. Sebagai seorang artis yang terjun ke dunia politik, dan kemudian terpilih sebagai pejabat publik, Rano tak menampik bahwa ia masih harus banyak belajar tentang berbagai hal, termasuk di antaranya tentang pembangunan infrastruktur.

Setelah sempat naik ojek hampir 15 menit dari pintu tol Balaraja, akhirnya sampai juga di Kantor Bupati Tangerang. Sebenarnya nggak perlu naik ojek, tapi karena macet dan sudah dua kali ditelpon sekretaris protokoler-nya Rano Karno, ojek jelas jadi pilihan utama. Yupz, siang itu, saya memang ada janji dengan Rano Karno untuk sebuah wawancara. Sebagai Wakil Bupati Tangerang, saya ingin Rano berbicara tentang infrastruktur. Kebetulan, wawancara itu akan dimuat untuk sebuah majalah tentang infrastruktur yang terbitan Puskom PU, yang saya kelola.



Setelah saya sunting, jadilah sebuah artikel, yang kemudian saya beri judul: Infrastruktur di Mata Seorang “Tukang Insinyur”

Judul itu saya pilih untuk menarik garis merah antara topik wawancara dan latar belakang Rano, yang pernah identik dengan sebutan “tukang insinyur” sewaktu berakting sebagai pemeran utama sinetron berseri “Si Doel Anak Sekolahan”.
rano-karnoRano Karno yang berlatar belakang pekerja seni ini masih tampak belum terlalu fasih berbicara tentang teknis dan detail dunia infrastruktur. Namun,  ia tampak gigih mempelajari seluk beluk dan berbagai nomenklatur di bidang infrastruktur, terutama yang menunjang profesi barunya sebagai seorang birokrat.
“Sebagai orang baru di dunia birokrasi, saya harus belajar memahami dengan cepat, termasuk hal ihwal infrastruktur,” kata pria kelahiran Jakarta, 8 Oktober 1960 silam itu.
Sebagai pasangan pemenang Pilkada, secara internal, Rano dan Bupati Tangerang Ismet Iskandar berbagi tugas dalam menjalan peran mereka sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Sebagai Wakil Bupati, Rano kebagian peran untuk menangani lima bidang, yakni: pendidikan, lingkungan hidup, pemuda dan olahraga, wisata dan pemberdayaan perempuan. Itu artinya, bidang infrastruktur bukan merupakan bidang yang menjadi fokus kerjanya selama lima tahun menjabat sebagai Wakil Bupati.
“Tapi, bukan berarti saya sama sekali tidak mengurusi infrastruktur. Menurut undang-undang, tugas seorang Wakil Bupati adalah pengawasan, termasuk pengawasan penyelenggaraan infrastruktur,” tegas Rano, yang pernah menempuh pendidikan akting di Los Angeles ini.
Kini, hasil kerja kerasnya untuk memahami lika-liku bidang infrastruktrur selama enam bulan sejak dilantik menjadi Wakil Bupati, mulai tampak. Rano mulai menguasai seluk beluk dan keterkaitan antarbidang-bidang teknis, yang termasuk dalam konteks pengembangan infrastruktur.
Tentang infrastruktur jalan, misalnya, Rano menyampaikan visinya.
“Saya pernah membaca filosofi China bahwa membangun negara berarti membangun jalan. Infrastruktur jalanlah yang membuat ekonomi bergerak,” ungkapnya. “Ibarat fungsi dalam tubuh manusia, infrastruktur jalan adalah urat nadi, yang mengalirkan darah. Jika ia putus, manusia bisa mati,” lanjutnya beranalogi.
Bahkan, Rano juga ikut hadir dalam peresmian Jembatan Layang (fly over) Ciputat sepanjang 1,4 kilometer, Juni 2008 silam.
Sejak menjadi Wakil Bupati, Rano memang cukup gelisah melihat fakta tentang kondisi infrastruktur, khususnya jalan, di Kabupaten Tangerang. “Jangan melihat Serpong dan sekitarnya, yang sudah seperti kota besar. Coba anda jalan-jalan ke pelosok Balaraja atau Teluknaga, masih banyak akses jalan yang kondisinya masih belum layak,” ungkap Rano.
***
Rano dan Seni Memimpin
Latar belakang Rano Karno, yang seorang pekerja seni, tampaknya akan sangat berpengaruh dalam gaya kepemimpinannya sebagai seorang pejabat daerah. Kepada saya, Rano tampak tak sungkan menampilkan dua sisi kemanusiannya, satu sisi sebagai seorang birokrat, satu sisi sebagai seorang profesional.
“Saya memang sedang mencoba belajar sebagai seorang birokrat. Tapi, saya tetap ingin mewarnai nafas birokrasi di kabupaten ini dengan latar belakang saya sebagai pekerja profesional,” ungkap Rano.
Tampaknya, Rano ingin membawa perubahan atmosfer bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Rano ingin setiap PNS yang kini ia pimpin tidak menjadi ‘robot birokrasi’, yang kaku dalam memaknai setiap tugas yang diberikan.
“Jangan terlalu kaku, sesekali berimprovisasi boleh, kan. Ya, seperti dalam berkesenian. Bagaimanapun, memimpin kan ada seninya, juga,” lanjut pria yang hingga kini masih tinggal di kawasan Lebak Bulus ini, sebelum pindah ke Rumah Dinas Wakil Bupati, yang kini sedang dalam proses penyelesaian.
Di mata Rano, birokrasi yang kaku hanya akan melahirkan ketegangan antara rakyat dan pamong praja. “Dampaknya, sulit menciptakan atmosfer yang dialogis antara rakyat dan pamong praja,” lanjut Rano.
Namun demikian, jika ternyata tahapan dialogis itu menemui jalan buntu, sementara ada sebagian rakyat di Tangerang yang nyata-nyata membangkang aturan, seperti menduduki jalur hijau atau tanah negara, misalnya, Rano siap bersikap keras. “Jika memang harus digusur, ya digusur. Jika sudah begitu, harus siap dianggap tidak populer,” tegasnya.

Oke Bang Rano, rakyat Tangerang menanti improvisasi Anda sebagai Wakil Bupati.


Sumber: http://kalipaksi.wordpress.com/2009/03/21/obrolan-infrastruktur-dengan-rano-karno/

Marissa Haque: Siphiwe Ndlovu Salah Seorang Sahabatku saat Kuliah di Ohio University School of Film, Athens, Ohio, USA

Siphiwe Ndlovu My Best Friend from Mugabe's Country Once Upon a Time

la.noire.de at gmail dot com

Areas of Interest:


 I am interested in things that are "disappeared" from everyday speech, from "text", from public memory, from the   archive, from the material world,  from visibility. Of particular interest to me is the way in which things that are "disappeared" are  made to re-appear. Focusing on the colonial past of Rhodesia and the post-colonial present of  Zimbabwe I look at things that are  "appeared" and interrogate what these ruptures mean for the ways in which colonial   and post-colonial "states" imagine themselves. I pay close attention to the actual mechanics of disappearance and  appearance and analyze why certain things refuse to remain "disappeared". My areas of interest are: Post-Colonial  Studies, African Social History, Race and Gender Studies, Subaltern Studies, Film Studies, Literary Studies, and Cultural and Social Anthropology.

Sumber: http://www.stanford.edu/dept/MTL/cgi-bin/drupal/person/siphiwe-ndlovu

Marissa Haque: Siphiwe Ndlovu Salah Seorang Sahabatku saat Kuliah di Ohio University School of Film, Athens, Ohio, USA

Sabtu, 12 Maret 2011

Once Upon a Time Marissa Haque dalam Film "Tangkuban Perahu" (1983)

Marissa Haque sebelum Menikah dengan Ikang Fawzi (Cerita Once Upon a Time)

Tangkuban Perahu, salah satu legenda Rakyat Jawa Barat yang sampai saat ini masih dipercaya sebagai proses terjadinya Gunung Tangkuban Perahu



SINOPSIS :
Raja Parahiyangan Raden Suding Prabangkara (Pong Harjatmo) sedang berburu di hutan. Ketika Raden Suding Prabangkara berhasil memanah seekor burung, ia menyuruh prajuritnya untuk mencari buruannya. Akan tetapi setelah dicari oleh prajuritnya, tidak diketemukan hasil buruan tersebut. Tidak lama kemudian datanglah seekor anjing jelmaan dari dewata yang dikirim kebumi membawa burung hasil buruan Raja Parahiyangan. Melihat seekor anjing yang dibilang cerdas, akhirnya Raja Parahiyangan mengangkat anjing tersebut dan membawa anjing tersebut ke istana. Anjing yang merupakan jelmaan seorang dewa tersebut diberi nama si tumang. 

Di kerajaan, Dayang Sumbi (Marissa Haque) yang sedang bermain diatas rumah panggung bergumam jika ada orang yang mengambilkan teropongnya yang jatuh jika laki-laki akan dijadikan suami, jika perempuan akan dijadikan saudara. Saat itulah datanglah Tumang yang membawa teropong Melihat ada anjing yang mendekat, Dayang sumbi menjadi takut karena tidak mungkin kalau suaminya adalah seekor anjing. Saat itulah Tumang berubah wujud menjadi sosok manusia. Akhirnya hubungan Tumang dan Dayang sumbi pun berlanjut hingga Dayang Sumbi hamil. Sementara itu kehamilan Dayang Sumbi disambut gembira oleh ayahandanya karena ini berarti menggagalkan pertunangan yang telah di lakukan dengan Raja Galuga (WD Mochtar ) yang jahat. Raja Galuga diberi waktu setahun untuk bisa memberikan Dayang Sumbi padanya. 

Meski demikian, Dayang Sumbi akhirnya diasingkan ke hutan dengan ditemani Si Tumang. Raden Suding Prabangkara hanya berpesan jika laki-laki maka harus diberi nama Sangkuriang, dan jika perempuan maka terserah dayang Sumbi yang member nama. 
Setahun kemudian, Raja Galuga mengirimkan utusannya ke Kerajaan Parahiyangan untuk menagih janji mengambil Dayang Sumbi yang akan diperistri oleh Raja Galuga. Sesampai di Kerajaan Parahiyangan, Raden Suding Prabangkara hanya memberikan balasan lewat surat kepada Raja Galuga. Mengetahui Raja Parahiyangan ingkar janji, akhirnya Raja Galuga marah dan menyerang kerajaan Parahiyangan. Raja Galuga menangkap nenek dan pengawal dari Dayang Sumbi untuk memberitahukan dimana keberadaan Dayang Sumbi berada. Akan tetapi mereka kekeuh tidak mau mengatakan dimana Dayang Sumbi berada. Akhirnya mereka pun dibunuh oleh Raja Galuga. Kerajaan Parahiyangan di bumi hanguskan.

Sementara kehidupan Dayang Sumbi di hutan bersama Tumang terlihat bahagia. Mereka saling melengkapi dan menyayangi. Namun keberadaan Dayang Sumbi dihutan diketahui oleh prajurit kerajaan Galuga. Prajurit Galuga akan menangkap Dayang Sumbi ketika sedang mandi di kali, akan tetapi keberadaan prajurit tersebut diketahui oleh Dayang Sumbi hingga ia lari menghindar. Mereka mengejar Dayang Sumbi namun dapat dihabisi oleh Tumang yang berujud manusia. Setelah Sangkuriang lahir, Tumang kembali berubah wujud menjadi seekor anjing. Dayang Sumbi mengasuh Sangkuriang seorang diri. Hingga Sangkuriang kecil pun akhirnya mulai pandai membantu ibunya dengan berburu. 
Pada Suatu hari Dayang Sumbi menginginkan Hati Menjangan untuk santapannya. Dengan Ditemani oleh Tumang, akhirnya Sangkuriang berangkat berburu untuk mencari buruan seekor menjangan. Akan tetapi Sangkuriang tidak menemukan buruan seekor menjangan. Karena marah, akhirnya Sangkuriang melampiaskan kemarahannya dengan memanah Tumang hingga tewas. Sesampai di rumah, Sangkuriang melaporkan kejadian yang sebenarnya kepada Dayang Sumbi. Dayang Sumbi pun marah dan memukuli kepala Sangkuriang hingga terluka karena telah membunuh ayahnya sendiri. Akhirnya Sangkuriang pun pergi dari rumah tanpa diketahui ibunya. Tiap hari Dayang Sumbi menanti kedatangan Sangkuriang akan tetapi yang ditunggu tidak pernah datang. Atas bisikan gaib dari suaminya agar Dayang Sumbi dapat mempertahankan hidupnya, akhirnya iapun melakukan tapa nijam dengan memakan pucuk daun dan mandi disendang yang ada disitu agar Dayang Sumbi bisa awet muda.

Sementara itu Sangkuriang ditolong oleh seorang kakek yang berilmu tinggi Eyang Biswara. Ia diajari ilmu silat untuk dapat mempertahankan hidupnya. Sangkuriang diberi julukan Sangka Lelana, pendekar yang tidak tahu asal usulnya karena berhasil memenuhi persyaratan seratus masa purnama yang dijalaninya. Setelah Dewasa, Sangkuriang (Allan Suryaningrat) akhirnya berkelana. Rintangan demi rintangan yang menghadangnya berhasil ia lewati. Dalam perjalanan ia berhasil mengikuti sayembara yang diadakan oleh Raja Galuga dengan menyelamatkan putri dari Raja Galuga Sriwedari yang di culik oleh Jin. Sangkuriang menuntut haknya untuk dijadikan suami Sriwedari sebagai balasan sayembara yang dimenangkannya. Akan tetapi Raja Galuga ingkar janji karena dianggap Sangkuriang adalah orang biasa yang tidak pantas memperistri putrinya. Dengan tipu daya Raja Galuga, akhirnya Sangka lelana alias Sangkuriang pun ditangkap. Akan tetapi ia berhasil menyelamatkan diri dan membunuh raja Galuga. 
Suatu hari ketika sedang memandikan kudanya Sangka Lelana mendengar teriakan seorang perempuan yang dikejar babi hutan. Setelah menolong perempuan tersebut, akhirnya Sangka Lelana pun mengenal Dayang Sumbi dan menemaninya. Sangka Lelana akhirnya terpikat pada Dayang Sumbi, dan Dayang Sumbi pun terpikat dengan tingkah dan kesopanan Sangka Lelana. Akhirnya Sangka Lelana pun berniat memperistri Dayang Sumbi. Ketika sedang membelai kepala Sangka Lelana Dayang Sumbi mengetahui kalau Sangka Lelana ada luka di kepala. Akhirnya Dayang Sumbi menanyakan perihal luka yang ada dikepalanya. Akhirnya Dayang Sumbi mengenali kalau Sangka Lelana adalah anaknya Sangkuriang. Akan tetapi Sangka lelana tidak percaya dan tetap berkeinginan untuk memperistri Dayang Sumbi. 

Karena Sangka Lelana tidak percaya akan ucapan Ibunya, akhirnya Dayang Sumbi memberikan persyaratan kepada Sangka Lelana agar bisa memperistri dirinya agar ia dapat membendugn sungai Citarum dan membuat sebuah perahu dalam waktu semalam. Persyaratan Dayang Sumbi diterima oleh Sangka Lelana dan disanggupi sebelum ayam berkokok tiba. Dayang Sumbi gelisah karena melihat kegiatan yang dilakukan oleh Sangka Lelana hampir selesai. Dayang Sumbi pun akhirnya memohon kepada Dewata untuk menggagalkan rencana Sangka Lelana. Akhirnya ayam pun berkokok Ketika pekerjaan Sangka Lelana hampir selesai. Jin yang membantu Sangka lelana akhirnya meninggalkan pekerjaan yang belum selesai tersebut setelah mendengar ayam berkokok. Sementara Sangka lelana yang marah karena niatnya tidak terkabul akhirnya pun marah. Gundukan kecil perahu sangkuriang lama kelamaan membesar menjadi sebuah gunung yang kini di kenal dengan Gunung Tangkuban Perahu. 

****

JUDUL FILM : TANGKUBAN PERAHU
SUTRADARA : LILIK SUDJIO
PRODUSER : NY LEONITA SUTOPO
PRODUKSI TAHUN PROD : 1984

PEMAIN : ALLAN SURYANINGRAT, MARISSA HAQUE, WD MOCHTAR, HENDRA ABIDIN, PONG HARJATMO, TEDDY PURBA, ANITA CAROLINA



Sumber:http://jejak-andromeda.blogspot.com/ (Oleh: Suyoto B Achamdi)
Once Upon a Time Marissa Haque dalam Film "Tangkuban Perahu" (1983)